Kapan Kau Merdeka?

Dibatasi kata-kata

Dikelilingi oleh huruf-huruf

Dipagari oleh definisi

Dililit oleh bahasa

Dijajah oleh logika

Dikunci oleh tulang, daging, kulit dan rambut

Diikat oleh gravitasi bumi

Ditakar oleh mata, telinga dan suara

Dibelenggu lapar, haus dan syahwat

Dijajah keinginan duniawi

Inilah penjara yang sebenarnya

Inilah hakikat hidup fakir dan tertindas

Kapan kau ingin bebas?

Kapan kau merdeka?

Baca Juga:  Belajar Pluralisme dari Al-Qur'an
24 Shares:
You May Also Like
Read More

Syirik

Oleh: Faqry Fakhry Muhib di Jalan Menuju Mahbub “Allah mengampuni semua dosa kecuali syirik” (QS. an-Nisa [4]: 48),…