PUISI SUFI

Ruang Rindu

November 6, 2020
1 menit membaca

Oleh: Dicky Adi Setiawan

Penikmat Alam dan Pengamat Sekitar

Dulu hatiku kosong dan sepi sebelum mencintai-Mu

lebih banyak bersendau gurau selain dengan diri-Mu

Ketika hati ini diajak untuk mencintai-Mu, aku pun memenuhi ajakan itu.

Saat aku melihat hatiku, hatiku tak mau beranjak dan terus menyatu dalam fana-Mu

Aku pernah menyanggah untuk terlempar jauh dari-Mu, tapi itu semua adalah kebohongan

Dengan semua isi dunia ini, diriku tetap tidak akan bahagia jika tanpa-Mu

Dan jika seluruh negeri ini berada dipegangan tanganku, semua itu takkan bermakna jika diri-Mu tak singgah di mataku

Engkau boleh saja menjauh dariku atau mendekat mencintaiku, tetapi hati ini tidak mau, jika tidak dengan-Mu

 

Keberlangsungan Baca Nuralwala dalam menyajikan ajaran Islam yang damai dan mencerahkan sangat bergantung pada kolaborasi bersama pembacanya. Jaringan penulis dan tim kreatif kami mengundang Anda untuk menjadi bagian dari perjalanan ini. Dukungan materiil yang Anda berikan akan dialokasikan sepenuhnya untuk produksi artikel, infografis, dan video berkualitas demi kemaslahatan publik.

Bagaimana perasaan Anda setelah membaca ini?

Mahasiswa Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Kampus Al-Fitrah Surabaya

Baca Semua Artikel Penulis

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silakan hitung untuk melanjutkan