Nuralwala Luncurkan Program Ceruk Kita Ruang Asah Asih Pengetahuan

Selasa malam, tanggal 12 Oktober 2021 Nuralwala meluncurkan program terbaru yaitu Ceruk Kita: Ruang Asah Asih Pengetahuan.

Menyambut arus deras informasi yang tak terbatas ini, dan dengan menyadari secara penuh bahwa di Indonesia terdapat banyak orang yang punya dedikasi tinggi kepada ilmu pengetahuan, maka Nuralwala berinisiatif membentuk satu ceruk bersama untuk berbagi pengetahuan, bagi seluas mungkin publik. Tanpa harus membatasi diri pada isu-isu keilmuan dalam ‘Irfan dan filsafat Islam secara khusus, yang menjadi concern dari konten-konten Nuralwala selama ini, program ini akan diperluas dengan merangkul bidang-bidang keilmuan selebihnya, seluas mungkin, sesuai ketersediaan pembicara.

Kegiatan ini akan dilaksanakan setiap Selasa malam minggu kedua dan keempat, dan bertujuan menjadi wadah untuk berbagi, berdiskusi, dan bertukar perspektif dan gagasan bagi siapapun yang memiliki dedikasi keilmuan, terutama dalam isu-isu keagamaan, sosial-humaniora, seni, psikologi, sains-teknologi, dan lainnya. Memberi ruang bagi siapa saja dengan syarat memiliki dedikasi keilmuan dan kesungguhan, tanpa memandang latar belakang akademis maupun strata sosialnya. Ujar Direktur Nuralwala, Azam Bahtiar.

Dalam menyukseskan pertemuan perdana serial kajian Ceruk Kita, Nuralwala mengangkat tema Pengalaman Religius di Amerika yang dimoderatori oleh Saudara Darmawan dan dipandu langsung oleh Dr. Ikhlas Budiman, M.Si dosen STAI Sadra dan ilmuan muda yang banyak bergelut di bidang tafsir sufi-falsafi.

Ikhlas Budiman, sebagai pemateri menekankan kita semua agar memiliki kesadaran bahwa yang kita pelajari selama ini ternyata adalah berdasarkan pandangan, pengalaman dan penghayatan para ulama, sehingga kita tidak perlu merasa paling benar dan meremehkan kelompok lain.

Bersahut pertanyaan dan saling bertukar pengalaman keagamaan dari para peserta yang berjumlah 80-an membuat diskusi malam itu semakin hangat nan menarik.

Baca Juga:  Nuralwala Terima Kunjungan Malaysia Cultural Society of Ar Rumi

Pada akhirnya semua peserta pun sepakat bahwa di era modern ini kita membutuhkan pemahaman keagamaan yang berorientasi cinta kasih dan praktik keagamaan yang menekankan penghormatan kepada siapapun walau beda agama.

7 Shares:
You May Also Like