BERITA

Mahasiswa Prodi Tasawuf dan Psikoterapi UIN Walisongo Semarang Menyelenggarakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Nuralwala

Penulis

admin
Februari 9, 2023
1 menit membaca

Sebanyak 107 mahasiswa dan 8 dosen Prodi Tasawuf dan Psikoterapi UIN Walisongo tiba di kantor Nuralwala: Pusat Kajian Akhlak dan Tasawuf, di Limo, Depok, pada Rabu (08/02/2023).

Kedatangan civitas academica UIN Walisongo disambut langsung oleh Dr. Haidar Bagir selaku Pengasuh Nuralwala, dan didampingi oleh Azam Bahtiar (Direktur Nuralwala), Darmawan (Ketua Program), Andri Riswandi (Divisi Tour & Travel),  dan Adnan Putra Setyawan selaku videografer yang mengabadikan momen-momen istimewa ini.

Pertemuan kedua lembaga ini berlangsung cukup lama, dari pukul 11.00-15.30 WIB di Aula Lazuardi GCS.  Berbagai kegiatan digelar untuk menyukseskan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL), seperti diskusi yang hangat antara dosen UIN Walisongo dan Nuralwala, bertukar informasi dan pengalaman dalam menyebarkan spiritualisme dalam Islam (tasawuf), membincang peluang dan perkembangan kajian dan riset tasawuf di Indonesia, diadakan seminar bertema Penerapan Tasawuf dalam Pengembangan Kesehatan Holistik di Indonesia bersama Dr. Haidar Bagir, hingga penyerahan cendera mata dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Walisongo Semarang dan Nuralwala: Pusat Kajian Akhlak dan Tasawuf untuk meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumberdaya manusia.

Keberlangsungan Baca Nuralwala dalam menyajikan ajaran Islam yang damai dan mencerahkan sangat bergantung pada kolaborasi bersama pembacanya. Jaringan penulis dan tim kreatif kami mengundang Anda untuk menjadi bagian dari perjalanan ini. Dukungan materiil yang Anda berikan akan dialokasikan sepenuhnya untuk produksi artikel, infografis, dan video berkualitas demi kemaslahatan publik.

Bagaimana perasaan Anda setelah membaca ini?

Yayasan ini terutama bergerak dalam bidang edukasi akhlak dan tasawuf atau dimensi esoteris (batini) Islam, dan sedapat mungkin mempromosikan visi Islam yang berorientasi cinta, sebagai alternatif cara pandang dalam beragama (Islam) yang sejalan dengan budaya keislaman di Indonesia.

Baca Semua Artikel Penulis

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silakan hitung untuk melanjutkan