Menjaga Diri dari Dosa Tangan

Ilmu tasawuf, selain menganjurkan pengamalnya untuk senantiasa menjaga kesucian hati juga menekankan  dengan sekuat tenaga agar kita semua menjaga tujuh anggota badan. Ketujuh anggota badan tersebut adalah kemaluan, perut, lisan, mata, telinga, kaki, dan tangan.

Al-Imam Abdullah bin Alwi al-Haddad dalam Ar-Risalah Jami’ah berkata, “Sesuatu yang terpenting bagi orang beriman adalah mewaspadai hati dan anggota badannya serta merawat keduanya. Bersungguh-sungguh dalam menjaga keduanya dan mencegahnya dari hal-hal yang dimurkai dan dibenci oleh Allah, dan memfungsikan keduanya untuk hal-hal yang disukai dan diridai Allah”.

Merawat, mewaspadai, dan memastikan agar hati dan anggota badan ini difungsikan untuk beribadah kepada Allah dan merawat serta membantu sesama, semua itu bertujuan agar kelak nanti anggota badan itu dapat menjadi saksi kebaikan bagi kita di hari nanti. Dalam surah An-Nur ayat 24, Allah menegaskan: “Di hari (saat) lidah, tangan, dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.”

Prihal menjaga anggota badan, terutama kedua tangan yang di era medsos ini sangat banyak berperan dan terlibat, kiranya penting kita tengok anjuran Imam al-Ghazali terkait menjaga tangan yang termaktub dalam Bidayah al-Hidayah.

Imam al-Ghazali berkata, “Jagalah tangan dari memukul (menyakiti) sesama, dari menerima (memperoleh) harta yang diupayakan melalui cara yang haram, dari menganiaya makhluk apa pun, dari menyalahgunakan amanat, dari menulis kata-kata yang dilarang oleh Islam. Pena merupakan salah satu lidah manusia; maka dari itu, jagalah ia dari hal-hal yang lidah tak boleh mengucapkannya”.

Walhasil, mari kita gunakan kedua tangan kita untuk menebar kebaikan, membantu sesama, dan merawat semesta mulai dari hal-hal yang kecil dan tentunya sesuai dengan kemampuan kita masing-masing. Semoga dengan ini semua mengantarkan kita menuju kebahagiaan di dunia dan di akhirat kelak.

Baca Juga:  DOA-DOA DI KALANGAN THARIQAH 'ALAWIYAH (I)

13 Shares:
You May Also Like
Read More

Tentang Neraka

Haidar Bagir Pembina Nuralwala: Pusat Kajian Akhlak dan Tasawuf Di antara salah satu masalah yang perlu dijelaskan berkaitan…