Our Case Work

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligule eget dolor. Aenaen massa, Cum soolis natoque penatibus et magnis dis parturient montes nascetur ridiculus mus

slider1

BRANDING


slider2

BRANDING


slider3

BRANDING


Baca Juga:  Suluk Sang Penyair Arak

Ruang Rindu

Oleh: Dicky Adi Setiawan

Penikmat Alam dan Pengamat Sekitar

Dulu hatiku kosong dan sepi sebelum mencintai-Mu

lebih banyak bersendau gurau selain dengan diri-Mu

Ketika hati ini diajak untuk mencintai-Mu, aku pun memenuhi ajakan itu.

Saat aku melihat hatiku, hatiku tak mau beranjak dan terus menyatu dalam fana-Mu

Aku pernah menyanggah untuk terlempar jauh dari-Mu, tapi itu semua adalah kebohongan

Dengan semua isi dunia ini, diriku tetap tidak akan bahagia jika tanpa-Mu

Dan jika seluruh negeri ini berada dipegangan tanganku, semua itu takkan bermakna jika diri-Mu tak singgah di mataku

Engkau boleh saja menjauh dariku atau mendekat mencintaiku, tetapi hati ini tidak mau, jika tidak dengan-Mu

 

Baca Juga:  Dari Ramadhan ke Ramadhan Jua (Bagian 2)
Previous Article

Hijrah (5) : Dari Intoleran Jadi Toleran

Next Article

Pandangan Muhammad Iqbal Tentang Arti dan Tujuan Hidup

Write a Comment

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *