Tuhan, “Aku Menyerah”

Oleh: Habib Husin Nabil Assegaf

Pengasuh Majelis Rebo Malem dan Pengajar Nuralwala

Kau halangi aku ke depan
Kau jatuhkan aku ke bawah
Kau hempaskan aku ke belakang
Kau lempar aku ke atas

Aku marah pada-Mu
Aku menantang-Mu
Aku tinggalkan Kau
Aku lupakan Kau

Kesedihan meliputi
Kekhawatiran mengelilingi
Kesempitan melilit
Kebingungan menghimpit

Aku menjerit
Ku salahkan Engkau
Kau Dzat Yang Terjahat di mataku
Kau Dzat Yang Kejam bagiku

Tapi semua tak ada hasil
Nasibku tak berubah
Aku lelah dengan amarahku
Aku penat dengan pembangkanganku

Aku ucapkan: Tuhan….
“Aku menyerah”
“Aku pasrah”
“Terserah apa mau-Mu”

Lalu Kau tersenyum
Membelaiku dengan kasih
Kau ucapkan;
“Inilah yang Ku-tunggu”
Bersandarlah pada-Ku
Maka kau akan bahagia
Ikuti kehendak-Ku
Maka kau akan selamat.

Baca Juga:  Dosa & Ibadah dalam Bait Puisi Jalal al-Din Rumi
0 Shares:
You May Also Like
Read More

Agama

Oleh: Faqry Fakhry Muhib di Jalan Menuju Mahbub Agama itu kehidupan Agama itu napas Seperti makan itu kehidupan…