Our Case Work

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligule eget dolor. Aenaen massa, Cum soolis natoque penatibus et magnis dis parturient montes nascetur ridiculus mus

slider1

BRANDING


slider2

BRANDING


slider3

BRANDING


Baca Juga:  Hermeneutika Al-Qur’an Nasr Ḥāmid Abū Zayd: Dari Peradaban Teks ke Komunikasi Wahyu (Part 3)

9 Nasihat Kehidupan Imam Syafi’i

  1. Barang siapa menasihati dengan perbuatannya, maka dia adalah pemberi petunjuk
  2. Siapa yang dikuasai oleh keinginan kuat terhadap dunia, maka ia pasti akan menyembah ahli dunia
  3. Ilmu bukanlah yang dihafal, tetapi ilmu adalah yang bermanfaat
  4. Berdebat itu mengeraskan hati dan menyebabkan dengki
  5. Siapa yang menyaksikan kelemahan pada dirinya, maka dia mencapai keistikamahan
  6. Siapa yang rela dengan ketamakan hilanglah kerendahhatian dari dirinya
  7. Rendah hati adalah perilaku orang-orang mulia dan kesombongan adalah cacat orang-orang rendah
  8. Jika engkau banyak kebutuhan, maka mulailah dari yang terpenting
  9. Manusia yang tinggi kedudukannya adalah yang tidak memandang kedudukannya. Dan yang terbanyak keutamaannya adalah yang tidak memandang keutamaannya.

 

*Diambil dari kitab Thariqah Alawiyah: Jalan Lurus Menuju Allah, Karya Al-Habib Zain bin Ibrahim bin Sumaith

Baca Juga:  Mari Beragama Secara Imajinatif
Previous Article

Apa itu Filsafat Harmonisasi?

Next Article

Tentang Makar Allah

Write a Comment

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *