PUISI SUFI

Dulu isi, Sekarang Hanya Kulit

April 7, 2020
1 menit membaca

Habib Husin Nabil Assegaf

Pengajar di Nuralwala dan Pengasuh Majelis Rebo Malem

Jika semua beserban, maka serban sudah tak agung lagi.

Jika semua berjubah, maka jubah sudah tak dijunjung.

Jika semua berpakaian ulama, maka pakaian ulama menjadi biasa dipandang.

Dulu kulihat orang agung beserban dan berjubah,

Sekarang kulihat semua beserban dan berjubah mencari pengagungan.

Dulu kulihat ulama bertongkat,

Sekarang kulihat semua bertongkat agar disebut ulama.

Dulu kulihat para pewaris Nabi berkhutbah,

Sekarang kulihat semua berkhutbah agar disebut sebagai pewaris Nabi.

Sungguh jauh, bagai langit dan bumi.

Sungguh beda, bagai bintang berkelip dan kerikil

Dulu isi, sekarang hanya kulit.

Keberlangsungan Baca Nuralwala dalam menyajikan ajaran Islam yang damai dan mencerahkan sangat bergantung pada kolaborasi bersama pembacanya. Jaringan penulis dan tim kreatif kami mengundang Anda untuk menjadi bagian dari perjalanan ini. Dukungan materiil yang Anda berikan akan dialokasikan sepenuhnya untuk produksi artikel, infografis, dan video berkualitas demi kemaslahatan publik.

Bagaimana perasaan Anda setelah membaca ini?

Pengasuh Majelis Rebo Malem dan Pengajar di Nuralwala

Baca Semua Artikel Penulis

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silakan hitung untuk melanjutkan