7 Pilar Tasawuf Menurut Imam Sahal al-Tustari

Imam ‘Abd al-Wahhab al-Sya’rani di dalam kitabnya Al-Minah al-Saniyyah—kitab yang membahas tentang hal-hal yang harus dilakukan seorang salik (penempuh jalan spiritual) dalam menjalani suluknya—mengutip wasiat Imam Sahal al-Tustari.

Menurut Imam Sahal terdapat tujuh fondasi yang menjadi pedoman bagi para salik dalam perjalanan menuju Allah Swt, yaitu: (1) Berpegang teguh pada Al-Qur’an sebagai pedoman utama, (2) Mengikuti sunah Nabi Muhammad saw, (3) Memperhatikan aspek makanan yang halal, (4) Menjauhi perbuatan maksiat, (5) Bertobat secara tulus, (6) Menunaikan segala kewajiban dengan penuh tanggung jawab, dan (7) Menahan diri dari menyakiti orang lain.

Menurut Imam al-Sya’rani yang dimaksud menahan diri dari menyakiti orang lain itu ada dua yaitu; menahan diri dari menyakiti angota lahir/fisik dan menahan diri dari bisikan hati yang berupa buruk sangka kepada orang lain.

Dengan menginternalisasi dan mengamalkan tujuh fondasi spiritualitas di atas, kita dapat memperkaya pengalaman spiritual kita dan mendekatkan diri kepada Allah Swt, sambil memperbaiki hubungan dengan sesama manusia, serta meningkatkan kesalehan dalam kehidupan sehari-hari.

(Sumber: Kitab Al-Minah Al-Saniyyah karya Imam ‘Abd al-Wahhab al-Sya’rani)

Baca Juga:  Insecure: Hanya Minder atau Alasan Tidak Mau Berusaha?
0 Shares:
You May Also Like